Selasa, 25 Januari 2011

Jejak Suku Bugis di Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Suku Bugis memang dikenal sebagai salah satu suku perantau. Kebanyakan pemukiman-pemukiman yang didiami oleh orang bugis di perantauan adalah kawasan yang tidak jauh dari pantai. Sebut saja di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Hal tersebut memang sangat mungkin karena sebagian besar dari masyarakat suku bugis berpenghasilan dari hasil laut. Dan suku bugis merantau dikenal sebagai pelaut yang handal. Namun, tak jarang pula mereka yang tinggal di perkotaan.

Di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, salah satu lokasi yang didiami oleh orang-orang Bugis. Menurut pengalaman saya, rata-rata atau kebanyakan orang-orang Bugis di Pelabuhan Ratu berpenghasilan dari hasil laut. Mereka bekerja sebagai nelayan. Mereka yang sukses melaut lebih memilih menetap dan membangun keluarga di Pelabuhan Ratu. Banyak diantaranya yang sudah menikah dengan warga setempat dan menetap. Adapula yang memang sengaja membawa serta anak istrinya dari Sulawesi untuk tinggal di pelabuhan Ratu. Bahkan ada yang lahir dan besar di pelabuhan ratu, tapi masih berstatus sebagai orang bugis.

Bahasa dan adat istiadat yang mereka gunakan tetap bahasa bugis dan membawa adat suku bugis. Saya sempat heran, karena dipelabuhan ratu merupakan daerah sunda, namun mendengar mereka (orang-orang bugis) berbahasa bugis, membuat saya bangga akan keberadaan suku bugis di perantauan.

Hidup rukun antara sunda dan bugis di pelabuhan ratu sudah merupakan hal yang wajar, dengan didasari oleh kekeluargaan. Saya sempat bertanya jawab dengan salah seorang yang juga orang bugis di pelabuhan ratu. tentunya dengan memakai bahasa bugis pula.
Menurut penuturannya, mereka tinggal sejak lama di pelabuhan ratu. Dengan menggunakan Perahu Nelayan, mereka melakukan perantauan di Pelabuhan Ratu. Dan sejak itu, hasil laut yang mereka dapatkan lumayan untuk mereka mencukupi keluarga. Banyak diantara mereka yang sudah sukses melaut, dan mempunyai banyak kapal untuk disewakan. Rasa persaudaraan sangat diutamakan. Hingga Anak-anak mereka yang lahir dan besar di pesisir pantai pelabuhan ratu, sudah dapat mewarisi bakat melaut dari orang tua mereka. 

Seperti itulah tentang kisah kehidupan orang bugis di pelabuhan ratu. Dan banyak lagi yang dapat kita petik pelajaran dari apa yang diperjuangkan oleh saudara-saudara kita yang sedang merantau. 

3 komentar:

andi julaiha andi hamid mengatakan...

Hi.. sy bugis n lahir d malaysia. Bangsa bugis d sini tidak dinafikan sangat maju berbanding suku perantau yg lain.. kebanyakan yg berjaya mencipta nama drpd perniagaan. Bangga menjadi bugis yg berdikari dan berwawasan.

ilham salwar mengatakan...

like.. aku juga orang bugis. asal bulukumba. skrg aku di kalimantan tengah.. disini juga banyak orang bugis rata2 orang bugis bugis sukses dlam bidangnya.. berkembang pesat. menguasai pasar bahkan sampai pemerintahan contohnya kab.kotawaringin timur bupatinya keturunan bugis. n pembangunan kotanya skrg juga brkmbang cepat..
tidak hanya itu solidaritas juga di junjung tinggi dsini...
bugis exellent

Putra Kalbar mengatakan...

Salam hangat untuk kawan-kawan semuanya. Saya juga orang bugis dan tinggal di Kota Pontianak, Kalbar. Ditempatku juga banyak di jumpai pperkampungan bugis dan masih menggunakan bahasa dan adat bugis.

Posting Komentar

 

counters